Jumat, 29 Agustus 2008

AMX-56 Leclerc, Penerus Dinasti AMX

Masih dari negeri Perancis, kali ini Palagan menampilkan Main Battle Tank andalan negeri anggur, yaitu AMX-56 Leclerc produksi dari GIAT Industries yang kini sudah berubah nama menjadi Nexter . AMX-56 merupakan penerus dari Dinasti Tank AMX yang legendaris, Tank ini hadir untuk menggantikan saudara tuanya tank AMX-30 sebagai tank tempur utama di jajaran angkatan darat Perancis . Tank ini mulai di mulai di produksi tahun 1990 dan mulai bertugas di angkatan darat Perancis pada tahun 1992. Leclerc selain di gunakan untuk keperluan domsetik juga digunakan oleh angkatan bersenjata Uni Emirat Arab.

Tank yang berbobot 54.5 ton ini di tenagai oleh mesin diesel 8-cylinder Wärtsilä yang mampu menghasilkan tenaga 1,500 hp. Sebagai sebuah MBT tentunya juga dilengkapi dengan meriam kaliber besar sebagai senjata utama, demikain pula dengan leclerc, yang menggotong meriam CN120-26 kaliber 120mm smoothbore , juga produksi dari GIAT (Nexter) yang mampu melontarkan peluru sebanyak 40 butir dengan konfigurasi 1 peluru siap tambak, 22 peluru didalam magazine yang otomatis bisa mengisi sendiri dan 18 butir lagi di sebagai tambahan. Untuk persenjataan tambahan leclerc mempunyai senapan mesik koaksial M2HB kaliber 12.7 mm yang berisi 1.100 butir peluru dan senapan mesin kaliber 7.62 mm yang mempunyai peluru 3.000 butir.

Tank yang diawaki oleh tiga orang kru ini, mampu berlari hingga kecepatan maksimum 71 km/jam dengan daya jelajah mencapai 550 km, sebagai sebuah tank tentunya kemampuan menahan serangan lawan juga menjadi andalannya, maka untuk memperkebal bodi dari leclerc, Nexter sebagai perusahaan yang memproduksi tank ini menggunakan bahan baku dari baja dan titanium serta dilengkapi dengan NERA sebagai bodinya. Total Populasi dari MBT ini mencapai kurang lebih 862 unit. dan hingga kini jumlah tank yang masih operasional adalah 406 unit pada angkatan darat Perancis dan 388 unit di gunakan oleh angkatan bersenjata Uni Emirat Arab.

Donwload Video :
~ 3Gp : 876 Kb
~ Wmv : 4.254 Kb


Baca Selengkapnya..

Rabu, 27 Agustus 2008

Panhard VBL, Yang Taktis Dari Perancis

Bagi TNI khususnya TNI AD sangat familiar dengan kendaraan satu ini, Kendaraan yang masuk dalam kategori "Light armoured vehicle" alias kendaraan lapis baja ringan ini mampu digunakan dalam berbagai misi sehingga berbagai varian pun di munculkan oleh produsennya yaitu ; Société de Constructions Mécaniques Panhard et Levassor yang berlokasi di Paris Perancis. Walaupun mempunyai berbagai varian hingga kurang lebih 10 varian termasuk diantaranya versi ekspor, namun pada dasarnya Panhard VBL berasal dari dua versi dasar yaitu Panhard VBL versi kendaraan tempur anti tank yang di awaki oleh 3 personel dan di persenjatai dengan senapan mesin kaliber 7.62 mm dan versi Panhard VBL untuk intelejen atau kendaraan intai yang di awaki 2 personel dan dipersenjatai dengan senapan mesin kaliber 7.62mm serta senapan mesin kaliber 12.7 mm.

Dengan menggunakan mesin diesel 4 silinder turbocharged Peugeot XD3T yang mampu menghasilkan tenaga 105hp, Panhard VBL mampu melaju hingga kecepatan maksimum 95km/jam dengan daya jelajah yang dapat di tempuh 600km, kendaraan yang mempunyai berat total 3.590kg ini mampu dikirim ke berbagai tempat dengan menggunakan alat angkut udara. Salah satu keistimewaan dari Panhard VBL hingga banyak di gunakan oleh berbagai negara adalah, kemampuannya berenang di permukaan air, ini dimungkinkan karena Panhard VBL dilengkapi juga dengan baling-baling tunggal yang di pasang di bagian belakang bodinya, daya dorong baling-baling tersebut mampu membuat Panhard VBL berenang hingga kecepatan 4.5 km/jam.

Hingga saat ini kendaraan tempur taktis ini sudah di gunakan oleh lebih dari 17 negara dengan jumlah populasi total kurang lebih 1300 unit, pengguna terbanyak dari Panhard VBL adalah angkatan bersenjata Perancis,..tentunya dengan jumlah kendaraan yang masuk dalam penugasan sebanyak kurang lebih 1.100 unit, sedang populasi Panhard VBL di Indonesia hingga saat ini mencapai sekitar 18 unit yang kesemuanya dimiliki oleh TNI Angkatan Darat.

Download Video:
~ 3Gp : 856 Kb
~ Wmv : 3.847 Kb

Baca Selengkapnya..

Kamis, 21 Agustus 2008

Stereguschiy, Siluman Jago Sembunyi

Rusia tampaknya tak mau kalah dengan negara-negara lain yang telah terlebih dahulu memproduksi kapal siluman, setelah Swedia, Belanda bahkan China saling silih berganti merilis kapal-kapal siluman merekan kini giliran Rusia unjuk gigi dengan Stereguschiy, walaupun baru diumumkan kepada publik pada Juli 2007, sejatinya proses pembuatan kapal siluman ini sudah di mulai sejak Desember 2001 dengan sandi Project 20380.

Kapal perang yang mempunyai panjang 94 meter dan berat 2.000 ton ini oleh Angkatan Laut Rusia dimasukkan dalam kapal perang jenis korvet, kapal hasil rancangan biro maritim Almaz yang berlokasi di St. Petersburg, Rusia ini mampu melaju hingga kecepatan 27 knot dengan daya jelajah hingga 4.000 mil laut. Dengan material badan kapal yang terbuat dari serat komposit serta sudut-sudut badan kapal yang didesain lebih dari 7 derajat, termasuk juga desain antena yang terintegrasi dengan masa kapal, sangat memungkinkan bagi Stereguschiy untuk sembunyi dari endusan radar musuh.

Satu hal lagi tentang kelebihan dari kapal kelas Stereguschiy ini adalah, walaupun lambung kapal relatif lebih ramping jika dibandingkan dengan kapal-kapal pesaing di kelasnya, Stereguschiy mampu membawa persenjataan maut yang lumayan canggih pada masa ini. Untuk urusan persenjataan anti kapal permukaan, Stereguschiy dibekali dengan dua pilihan rudal, opsi pertama adalah rudal supersonik Yakhont yang mempunyai daya jangkau hingga 300 km atau rudal subsonik 16 Kh-35E alias Uran-E yang mempunyai jangkauan 130 Km sebagai opsi kedua. Untuk urusan terpedo ada dua tabung kembar diameter 533 mm, yang mampu meluncurkan torpedo kelas berat.

Bagaimana dengan urusan udara? untuk menangkis serangan udara Stereguschiy menggunakan senapan mesin penangkis serangan udara 100 mm type A-190E yang sudah terintegrasi dengan radar dan juga masih di tambah lagi dengan CIWS Kashtan serta rudal jarak dekat Igla. Jika itu semua masih dirasa belum lengkap maka dibagian buritan kapal ada sebuah dek helipad yang dapat ditumpangi oleh helikopter jenis Kamov Ka-27, yang siap berpatroli untuk mengawal di sekeliling kapal siluman maut ini.

Download Video :
~ 3Gp : 1.200 Kb
~ Wmv : 5.672 Kb

Baca Selengkapnya..

Rabu, 20 Agustus 2008

W3 Sokol, Elang Polandia

Jika anda yang tinggal di daerah Bandung dan pernah lewat di depan markas Polda Jabar di Jalan Sukarno-Hatta, pasti anda akan menjumpai sesosok helikopter yang berbentuk agak tambun tapi mungil ini, itupun jika si helikopter tidak sedang di ajak jalan-jalan oleh para pak polisi di sana. Ya, itulah helikopter W3 Sokol atau elang produksi PZL Swidnik asal negeri Polandia, helikopter ini merupakan helikoter yang pertama kali di buat oleh negara Polandia secara penuh. Dikembangkan sejak tahun 70an, Sokol terbang untuk pertama kalinya pada 16 November 1979, dan sejak itu hingga saat ini W3 Sokol sudah mendapat sertifikat laik terbang dari berbagai negara, diantaranya adalah Polandia, Rusia, Amerika Serikat dan Jerman.

Dengan di tenagai dua buah mesin turboshaft PZL10W, W3 Sokol dapat terbang hingga kecepatan maksimum 243km/jam dengan maksimum ketinggan 19.680 ft serta daya jelajah yang mencapai 745 km jika ditambah dengan tangki bahan bakar tambahan daya jelajahnya bertambah hingga 1.290 km. W3 Sokol mampu berperan dalam berbagai misi seperti sebagai helikopter transport, VIP, cargo, EMS, medevac, pemadam kebakaran dan SAR tentunya.

Download Video:
~ 3Gp : 1.6 Mb

Baca Selengkapnya..

Rabu, 13 Agustus 2008

Su-25 Frogfoot, Yang Tua Yang Bergigi

Veteran perang Afghanistan ini kembali unjuk gigi di palagan perang terbaru antara Rusia VS Georgia dalam konflik Ossetia Selatan. Setelah lama absen dalam penugasan, pesawat yang punya spesialisasi sebagai pesawat pendukung serangan udara bagi pasukan darat ini kembali pamer kekuatan, dengan menggempur sasaran basis kekuatan pasukan Georgia. Pesawat bermesin jet ganda ini diproduksi pabrikan pesawat tempur ternama Sukhoi Design Bureau, mulai diproduksi masal tahun 1978 setelah melalui serangkaian ujicoba pada purwarupanya yang terbang pertama kali pada 22 Februari 1975. Ada yang unik dari pesawat ini pada keikutsertaannya pada perang Rusia vs Georgia kali ini, sekedar informasi, tempat Su-25 pertamakali di produksi adalah di Tbilisi yang saat itu masih menjadi bagian dari Uni Soviet.

Pesawat yang mendapat julukan dari NATO si kaki katak alias Frogfoot yang mempunyai lebih dari 8 varian ini mempunyai persenjataan maut yang terdiri dari; satu buah senapan mesin GSh-30-2 30mm cannon yang mampu memuntahkan peluru sebanyak 250 putaran, 11 buah hardpoint yang mampu dicantoli hingga 4.400 kg berbagai jenis bom, termasuk di dalamnya rail untuk dua buah R-60 (AA-8 'Aphid') atau dapat pula di pasangi dengan rudal dari udara ke udara. Dengan di lengkapi dua buah mesin Tumansky R-195 turbojets, di kakikatak ini dapat terbang hingga kecepatan 950 km/jam dengan jarak tempuh 2.500 km pada ketinggian maksimum 10.000 m.

Hingga saat ini terhitung lebih dari 20 negara pernah atau masih memakai Su-25. Hingga tidak aneh apabila total populasi dari pesawat ini mencapai 1.024 unit. Dari segi pengalaman tempur, si tua ini juga tidak dapat dianggap remeh, mulai dari Afghanistan, perang Iraq-Iran, perang teluk, bergabagai konflik di afrika hingga yang terakhir perang Rusia-Georgia.

Download Video :
~ 3Gp : 735 Kb
~ Wmv : 3.62 Mb

Baca Selengkapnya..

Web Pages referring to this page
Link to this page and get a link back!