Rabu, 13 Agustus 2008

Su-25 Frogfoot, Yang Tua Yang Bergigi

Veteran perang Afghanistan ini kembali unjuk gigi di palagan perang terbaru antara Rusia VS Georgia dalam konflik Ossetia Selatan. Setelah lama absen dalam penugasan, pesawat yang punya spesialisasi sebagai pesawat pendukung serangan udara bagi pasukan darat ini kembali pamer kekuatan, dengan menggempur sasaran basis kekuatan pasukan Georgia. Pesawat bermesin jet ganda ini diproduksi pabrikan pesawat tempur ternama Sukhoi Design Bureau, mulai diproduksi masal tahun 1978 setelah melalui serangkaian ujicoba pada purwarupanya yang terbang pertama kali pada 22 Februari 1975. Ada yang unik dari pesawat ini pada keikutsertaannya pada perang Rusia vs Georgia kali ini, sekedar informasi, tempat Su-25 pertamakali di produksi adalah di Tbilisi yang saat itu masih menjadi bagian dari Uni Soviet.

Pesawat yang mendapat julukan dari NATO si kaki katak alias Frogfoot yang mempunyai lebih dari 8 varian ini mempunyai persenjataan maut yang terdiri dari; satu buah senapan mesin GSh-30-2 30mm cannon yang mampu memuntahkan peluru sebanyak 250 putaran, 11 buah hardpoint yang mampu dicantoli hingga 4.400 kg berbagai jenis bom, termasuk di dalamnya rail untuk dua buah R-60 (AA-8 'Aphid') atau dapat pula di pasangi dengan rudal dari udara ke udara. Dengan di lengkapi dua buah mesin Tumansky R-195 turbojets, di kakikatak ini dapat terbang hingga kecepatan 950 km/jam dengan jarak tempuh 2.500 km pada ketinggian maksimum 10.000 m.

Hingga saat ini terhitung lebih dari 20 negara pernah atau masih memakai Su-25. Hingga tidak aneh apabila total populasi dari pesawat ini mencapai 1.024 unit. Dari segi pengalaman tempur, si tua ini juga tidak dapat dianggap remeh, mulai dari Afghanistan, perang Iraq-Iran, perang teluk, bergabagai konflik di afrika hingga yang terakhir perang Rusia-Georgia.

Download Video :
~ 3Gp : 735 Kb
~ Wmv : 3.62 Mb

Tidak ada komentar:


Web Pages referring to this page
Link to this page and get a link back!