Selasa, 20 Juli 2010

Type 90, MBT Jepang Rasa Eropa

Bukan Jepang namanya kalau tidak mampu bersaing dengan negara-negara barat dalam hal teknologi, salah satu contohnya adalah MBT (main battle tank) Type 90 Kyū-maru produksi gabungan dari beberapa industri Jepang yang diantaranya adalah : Japan Steel Works, Daikin Industries, Mitsubishi Electric Corporation, Fujitsu Company dan NEC Corporation, semua perusahaan tersebut dibawah satu komando perusahaan raksasa Mitsubishi Heavy Industries yang bertindak sebagai kontraktor utama yang mendapat order langsung dari TRDI (Japan Defence Agency's Technology Research and Development Institute).

Proses desain dari tank type 90 ini sudah dimulai sejak tahun 1976 hingga 1977, dan mulai masuk tahap purwarupa pada tahun 1980. Pada masa purwarupa tank type 90 menggunakan meriam utama 120 mm asli produksi dari Japan Steel Works, hingga masa uji coba yang berlangsung dari tahun 1982 sampai dengan tahun 1986. Dan pada tahun 1986 dan sampai saat uji coba selesai dan kemudian dilanjut dengan tahap produksi meriam utama 120 mm digantikan dengan Rheinmetall 120 mm smoothbore yang di lisensi oleh Japan Steel Works, selain meriam beberapa bagian juga ikut di sempurnakan termasuk; turet dan lapisan keramik pada bodi tank type 90.

Selain meriam Rheinmetall 120 mm smoothbore tank ini juga dilengkapi dengan senapan mesin 12.7 mm M2HB sebanyak 1.500 round dan senapan mesin type 74 sebanyak 2.000 round. Dengan mesin diesel 21.500 cc type 10ZG 10-cylinder produksi Mitsubishi, MBT Type 90 dapat berlari hingga 70 km/jam dengan jarak jelajah hingga 350 km, tank yang memiliki berat total 50.2 ton ini sejak di produksi secara resmi tahun 1989 hingga saat ini mempunyai populasi sebanyak 330 hingga 340 unit, tentunya semua tank tersebut hanya di operasikan oleh (JGSDF) Japan Ground Self-Defense Force alias angkatan darat Jepang.

Download Video :
~ Wmv : 5 Mb

Baca Selengkapnya..

Rabu, 07 Juli 2010

Taurus KEPD 350, Jika Rudal Jadi Siluman

Teknologi siluman tidak lagi monopoli pesawat tempur atau kapal perang saja, namun kini rudal-pun ikut-ikutan menjadi siluman, inilah yang terjadi pada rudal atau peluru kendali dari udara ke permukaan TAURUS KEPD 350 produksi dari TAURUS Systems GmbH perusahaan yang merupakan hasil konsorsium pabrikan besar di benua biru eropa LFK (EADS/MBDA) dan Saab Bofors Dynamics.

TAURUS KEPD 350 mempunyai bentuk yang lain dari biasanya, yang oleh pabriknya di klaim sebagai rudal yang memiliki desain "low signature" yang membutnya sulit di deteksi oleh radar lawan. Selain siluman tentunya banyak lagi keistimewaan dari rudal ini, diantaranya adalah jarak tempuh rudal yang mencapai 500 km dan juga kemampuan "multi warhead" yang mampu membidik lebih dari satu sasaran. Dengan hulu ledak yang berbobot hampir setengah ton ini, rudal yang mempunyai panjang 5.1 meter dan dimensi 1.08 m ini mampu menembus beton setebal 4 meter !.

Dan dengan bobot total 1.4 ton, rudal yang hulu ledaknya di beri istilah Mephisto (Multi-Effect Penetrator, HIgh Sophisticated and Target Optimised) ini selain mampu menjebol beton juga mampu menghancurkan berbagai macam sasaran darat mulai dari bunker, fasilitas lapangan terbang, gudang amunisi, jembatan hingga kapal yang sedang berlabuh di laut atau pelabuhan. Hingga saat ini, rudal yang sudah masuk masa tugas sejak tahun 2005 ini sudah di operasikan oleh 2 negara yaitu Jerman (600 unit) dan Spanyol (63 unit).

Si Taurus yang mampu terbang di ketinggian 30 - 40 meter pada kecepatan 0.80 - 0.90 mach ini menggunakan mesin turbofan Williams P8300-15. Dan untuk sistem pemandu rudal menggunakan IBN (Image Based Navigation), INS (Inertial Navigation System), TRN (Terrain Referenced Navigation) and MIL-GPS (Global Positioning System) . Sebagai wahana pengangkut rudal, hingga saat ini sudah ada 4 pesawat yang siap menggendong rudal ini yaitu : Typhoon, Tornado, Gripen, F/A-18.

Download Video :
~ Wmv : 6.500 kb

Baca Selengkapnya..

Web Pages referring to this page
Link to this page and get a link back!