Selasa, 22 Mei 2007

F-35 Lightning II, pesawat tempur patungan

Proses pembuatan pesawat tempur ini dalam hal pendanaan terbilang cukup unik, tidak kurang dari 10 negara ikut serta dalam pembiayaan dengan porsinya masing-masing. Negara pertama sekaligus pemegang saham utamanya adalah Amerika Serikat kemudian Inggris, yang dalam kongsi ini merupakan partner level 1 dengan kontribusi tidak kurang dari US$2.5 milyar atau sekitar 10% dari total biaya produksi, kemudian partner Level 2 terdiri dari Itali, yang menyumbangkan dana sebesar US$1 milyar; dan diikuti Belanda, US$800 juta. Kemudian untuk partner Level 3 terdiri dari Kanada, US$440 juta; Turki, US$175 juta; Australia, US$144 juta; Norwegia, US$122 juta; dan terakhir Denmark, dengan setoran US$110 juta. Sedangkan untuk Israel dan Singapura mereka turut berpartisipasi dalam kerjasama keamananan, yang berarti merupakan negara utama yang akan meggunakan pesawat ini di luar partner utama hingga partner level 2.

F-35 Lightning II sendiri merupakan pesawat tempur dengan kursi tunggal dan juga bermesin tunggal yang mampu melakukan berbagai operasi udara, dari pesawat pendukung, pembom taktis hingga penempur udara. Pesawat ini mempunyai beberapa keistimewaan antara lain adalah kemampuannya untuk lepas landas dan mendarat secara vertikal. F-35 merupakan turunan X-35 dari program Joint Strike Fighter (JSF). F-35 Lightning II dikembangkan oleh beberapa perusahaan yang di pimpin oleh Lockheed Martin dan sebagai partner utamanya adalah BAE Systems dan Northrop Grumman. Model pertama dari F-35 terbang pertama kali pada 15 Desember 2006.

Download Video:
~ wma : 4.145 Kb

Tidak ada komentar:


Web Pages referring to this page
Link to this page and get a link back!