Tampilkan postingan dengan label Peluru Kendali. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Peluru Kendali. Tampilkan semua postingan

Rabu, 07 Juli 2010

Taurus KEPD 350, Jika Rudal Jadi Siluman

Teknologi siluman tidak lagi monopoli pesawat tempur atau kapal perang saja, namun kini rudal-pun ikut-ikutan menjadi siluman, inilah yang terjadi pada rudal atau peluru kendali dari udara ke permukaan TAURUS KEPD 350 produksi dari TAURUS Systems GmbH perusahaan yang merupakan hasil konsorsium pabrikan besar di benua biru eropa LFK (EADS/MBDA) dan Saab Bofors Dynamics.

TAURUS KEPD 350 mempunyai bentuk yang lain dari biasanya, yang oleh pabriknya di klaim sebagai rudal yang memiliki desain "low signature" yang membutnya sulit di deteksi oleh radar lawan. Selain siluman tentunya banyak lagi keistimewaan dari rudal ini, diantaranya adalah jarak tempuh rudal yang mencapai 500 km dan juga kemampuan "multi warhead" yang mampu membidik lebih dari satu sasaran. Dengan hulu ledak yang berbobot hampir setengah ton ini, rudal yang mempunyai panjang 5.1 meter dan dimensi 1.08 m ini mampu menembus beton setebal 4 meter !.

Dan dengan bobot total 1.4 ton, rudal yang hulu ledaknya di beri istilah Mephisto (Multi-Effect Penetrator, HIgh Sophisticated and Target Optimised) ini selain mampu menjebol beton juga mampu menghancurkan berbagai macam sasaran darat mulai dari bunker, fasilitas lapangan terbang, gudang amunisi, jembatan hingga kapal yang sedang berlabuh di laut atau pelabuhan. Hingga saat ini, rudal yang sudah masuk masa tugas sejak tahun 2005 ini sudah di operasikan oleh 2 negara yaitu Jerman (600 unit) dan Spanyol (63 unit).

Si Taurus yang mampu terbang di ketinggian 30 - 40 meter pada kecepatan 0.80 - 0.90 mach ini menggunakan mesin turbofan Williams P8300-15. Dan untuk sistem pemandu rudal menggunakan IBN (Image Based Navigation), INS (Inertial Navigation System), TRN (Terrain Referenced Navigation) and MIL-GPS (Global Positioning System) . Sebagai wahana pengangkut rudal, hingga saat ini sudah ada 4 pesawat yang siap menggendong rudal ini yaitu : Typhoon, Tornado, Gripen, F/A-18.

Download Video :
~ Wmv : 6.500 kb

Baca Selengkapnya..

Selasa, 02 September 2008

Roland, Hasil Silangan Perancis dan Jerman

Keampuhan peluru kendali ini memang sudah terbukti, hingga angkatan bersenjata dari negara sebesar Amerika Serikat pun merasa perlu untuk memasukkan dalam inventori-nya, peluru kendali yang masuk pada kategori rudal darat ke udara ini pernah menunjukkan kehebatannya pada saat perang teluk pertama, pada saat itu Roland milik angkatan bersenjata Iraq di percayai oleh para pengamat militer berhasil merontokan pesawat serang darat milik Amerika Serikat A-10 Thunderbolt. Peluru kendali ini merupakan hasil kerjasama negara Perancis dan Jerman, yang berkongsi membentuk perusahaan Euromissile, Roland pertama kali mulai di gunakan pada tahun 1977, dan sejak itu peluru kendali ini muncul dalam berbagai versi hingga versi paling akhir Roland VT1.

Versi-versi yang ada pada peluru kendali Roland, di sesuaikan dengan perkembangan teknologi yang di kembangkan untuk rudal ini, untuk versi Roland 1, yang mulai di gunakan padan tahun 1977 teknologi penjejak dan pemandunya menggunakan optik manual, untuk Roland 2 yang di gunakan pada tahun 1981 penjejak sudah menggunakan teknologi full otomatis dan pemandunya sudah menggunakan radar, sedangkan Roland 3 jarak jangkau rudal di tambah dan hulu ledak di perbesar rudal versi ini mulai beroperasi pada tahun 1988, dan yang termutakhir adalah Roland VT1 perubahan yang mencolok dari versi terbaru ini adalah kecepatan rudal yang sudah masuk kategori hypervelocity, hingga mampu meluncur pada kecepatan maksimum 1.6 mach.

Roland dapat diluncurkan dari berbagai platform mulai yang dinamis hingga statis, untuk yang dinamis Roland bisa menggunakan platform baik tank, panser serta kendaraan taktis beroda lainnya, sedangkan yang saat ini sedang di kembangkan adalah Roland yang digunakan secara statis yang mempunyai platform semacam shelter dan digunakan untuk menjaga pangkalan militer ataupun lokasi strategis, model Roland jenis ini di beri nama Roland CAROL. Sebagai peluru kendali dari darat ke udara, Roland mampu menghancurkan sasaran hingga ketinggian 5.500 meter dengan jarak jangkau 8.000 meter, untuk hulu ledak Roland menggunakan jenis pre-fragmented high-explosive seberat 6.5 kg, sedang berat total dari rudal ini mencapai 67 kg, untuk bahan bakar, Roland menggunakan bahan bakar solid.

Peluru kendali ini sudah tersebar di bergagai belahan dunis, hingga saat ini sudah di pakai di berbagai negara antara lain : Perancis, Argentina, Brazil, Nigeria, Qatar, Slovenia (9 unit Roland versi II), Spanyol, dan Venezuela, dan masih ada beberapa Roland yang tercatat pernah masuk dalam inventarsi mereka namun sudah tidak aktif lagi diantaranya adalah : Jerman , USA dan Iraq.

Download Video :
~ 3Gp : 1.278 Kb
~ Wmv : 6.499 Kb

Baca Selengkapnya..

Jumat, 28 Maret 2008

C-802, Elang Maut Musuh Pelaut

Yingji-82 atau YJ-82 alias C-802 merupakan rudal anti kapal permukaan buatan negeri China mulai diperkenalkan oleh produsennya China Haiying Electro-Mechanical Technology Academy (CHETA) pada tahun 1989. Rudal C-802 merupakan turunan dari rudal pendahulunya yaitu YI-8 atau C-801, sebenarnya kedua rudal ini baik itu C-801 dan C-802 hampir mirip dari bentuk maupun ukurannya termasuk juga teknologi pendorongnya yang sama-sama menggunakan solid-propellant rocket booster serta sama-sama menggunakan pemandu yang serupa yaitu system Inertial dan radar aktif .

Perbedaan yang sangat mencolok dari kedua rudal ini terletak pada penggunaan bahan bakar pada mesin turbojet-nya, jika C-801 menggunakan bakar solid untuk mesin roketnya maka C-802 menggunakan bahan bakar dari paraffin. Penggantian jenis bahan bakar ini berakibat pada kemamapuan daya jelajah yang meningkat drastis dari 80 Km untuk C-801 menjadi 120 Km untuk C-802, bertambah 40 Km. Rudal yang mempunyai dimensi berat 715 kg dan panjang 6.392 m serta diameter 36 cm ini mampu melesat dengan kecepatan 0.9 mach.

C-802 juga terkenal sebagai rudal yang mempunyai kemampuan untuk menghindar dari radar musuh, karena selain dilengkapi dengan perangkat anti-jamming yang terpasang pada peralatan pemandunya, rudal ini juga mempunyai kemampuan terbang rendah yaitu 20-30 meter pada saat awal diluncurkan dan kemudian ketinggiannya akan turun menjadi 5-7 meter ketika mendekati sasaran. Dengan dilengkapi hulu ledak tekanan tinggi seberat 165 Kg dengan sistem tunda dan semi-armour-piercing cukup mampu untuk membuat kapal musuh berpikir dua kali untuk menghadapi rudal C-802 ini. Rudal C-802 mampu diluncurkan dari berbagai platform mulai dari kendaraan darat, kapal perang permukaan, pesawat terbang hingga kapal selam.

Download Video:
~ 3Gp : 693 Kb
~ Wmv : 3.099 Kb

Baca Selengkapnya..

Rabu, 20 Februari 2008

Shahab-3, Meteor Dari Negri Parsi

Sebagai negeri penentang dominasi Amerika Serikat nomer satu di kawasan Timur Tengah, Iran cukup serius mempersiapkan kemampuan militernya. Seperti Video berikut ini, yang menampilkan salah satu senjata yang menjadi andalan kekuatan Angkatan Udara Iran. Shahab-3 adalah peluru kendali yang masuk dalam golongan peluru kendali jarak menengah , Shahab-3 merupakan pengembangan dari peluru kendali milik Korea Utara yaitu Nodong-1, jika versi awal Nodong-1 yang diakuisisi oleh pemerintah Iran pada tahun 1998 hanya sanggup mencapai target 1.300 Km, kini berkat para ilmuwan Iran peluru kendali tersebut mampu menjangkau sasaran hingga jarak 2.100 Km.

Pengembangan yang dilakukan para teknisi Iran tidak hanya pada jarak jangkau saja, melainkan juga kemampuan hulu ledak. Kini Shahab-3 mampu membawa hulu ledak seberat 990 Kg, bahkan pada variant terbaru dari Shahab-3 yaitu Shahab-3C & 3D sudah dimodifikasi lagi dengan kemampuan membawa hulu ledak tandan yang berjumlah 5 buah hulu ledak, yang masing-masing mempunyai berat 280 Kg, hebatnya lagi dari kelima hulu ledak tersebut mampu membidik sasaran yang berbeda.

Shahab-3 yang berbahan padat dan cair ini mampu terbang dengan kecepatan 5.500 km/jam, direncanakan pada versi terbaru dari Shahab-3 nanti mampu terbang dengan kecepatan mencapai 21 Mach. Peluru kendali yang mempunyai diameter 1.2 meter mempunyai tingkat akurasi di bawah 50 meter dari titik sasaran.

Download Video:
~ 3Gp : 720 Kb
~ Wmv : 3.395 Kb

Baca Selengkapnya..

Selasa, 04 Desember 2007

SLAMRAAM, Di Udara Oke di Darat pun Oke

SLAMRAAM (Surfaced-Launched Advanced Medium Range Air-to-Air Missile) seperti yang dapat kita lihat dari namanya, merupakan jenis peluru kendali dari udara ke udara yang telah dimodifikasi sedemikian rupa sehingga mampu di luncurkan dari darat. Peluru kendali jenis SLAMRAAM ini di proyeksikan untuk mengganti peluru kendali jenis Stinger yang telah lama di gunakan oleh Angkatan Darat Amerika. SLAMRAAM pertama kali dimunculkan oleh pabrik Raytheon yang memenangkan tender pengadaan rudal jenis baru tersebut pada tahun 2004, pengguna dari rudal ini adalah Angkatan Darat Amerika dan Korps Marinir Amerika Serikat.

Sebagai platform, rudal jenis SLAMRAAM menggunakan kendaraan jenis Army High Mobility Multi-Wheeled Vehicle (HMMWV) atau yang lebih dikenal dengan Humvee. Umumnya Rudal yang dipasang pada system SLAMRAAM ini adalah rudal dari jenis AIM-120C-7 AMRAAM yang mempunyai jangkauan efektif hingga 40 Km, biasanya pada setiap kendaraan dapat di pasang 4 hingga 6 buah. Kehandalan rudal ini masih di tambah lagi dengan penggunaan radar jenis AN/MPQ-64 Sentinel Enhanced Target Range and Classification (ETRAC) produksi Raytheon yang mampu mengendus sasaran hingga jarak 75 Km.

Download Video :
~ 3Gp : 1.205 Kb
~ Wmv : 6.004 Kb

Baca Selengkapnya..

Selasa, 06 November 2007

KASHTAN-M, Jika Meriam Dan Rudal Bersatu

Kashtan-M merupakan senjata pertahanan udara yang bisa di masukkan ke dalam keluarga Close-in weapon system (CIWS) yang menggabungkan antara meriam dan peluru kendali kedalam satu sistem persenjataan. Umumnya Kashtan-M ditempatkan di kapal perang, seperti yang ada di kapal induk Admiral Kuznetsov atau kapal fregat dari kelas Neustrashimy. Kashtan-M yang di produksi oleh pabrik KBP Instrument Design Bureau ditujukkan sebagai senjata untuk menangkis rudal anti kapal, rudal anti-radar dan juga tidak ketinggalan tentunya pesawat terbang atau helikopter bahkan bisa juga digunakan untuk menghancurkan sasaran berupa kapal permukaan ukuran kecil seperti kapal cepat serta juga mampu di gunakan untuk menghancurkan target yang ada di pantai.

Kashtan-M dilengkapi dengan meriam dari jenis GSh-30k (AO-18K) 6 tabung dengan kaliber 30 mm yang mempunyai jarak tembak 500 hingga 4.000 meter dengan ketinggian 3.000 meter, dalam setiap sistem Kashtan-M biasanya terpasang 2 atau lebih meriam yang mempunyai rate of fire 10.000 hingga 12.000 putaran per menit ini. Sedangkan untuk peluru kendali Kashtan-M menggunakan 2 buah peluncur peluru kendali jenis SA-N-11 dengan masing-masing peluncur mempunyai 4 buah tabung siap luncur dengan jarak tembak 1.500 - 10.000 meter dengan ketinggian 6.000 meter, serta untuk cadangan ada 24 peluru kendali dalam kontainer siap pasang yang membutuhkan waktu 90 detik untuk setiap pemasangan dalam 4 buah tabung peluncur secara bersamaan. Untuk mengendus sasaran Kashtan-M menggunakan sistem radar atau optronic control, yang mampu mendeteksi lebih dari 6 target secara simultan dengan ketinggian 5 meter hingga 4.000 meter.

Download Video:
~ 3Gp : 1.794 Kb
~ Wmv : 8.600 Kb

Baca Selengkapnya..

Rabu, 26 September 2007

S-400 Triumf, Pagar Angkasa Rusia

S-400 Triumf merupakan peluru kendali baru yang di kembangkan oleh Almaz Central Design Bureau, S-400 Triumf merupakan modifikasi dari peluru kendali terdahulu dari keluarga S-300. Rudal yang oleh NATO di beri nama SA-21 Growler ini termasuk peluru kendali yang mempunyai kemampuan untuk mencegat dan menembak jatuh baik peluru kendali maupun pesawat terbang. Jika peluru kendali dari generasi sebelumnya yang masuk dalam keluarga S-300 mempunyai jarak jangkau yang hanya terbatas dibawah 200 km, maka S-400 Triumf atau Triumph mempunyai jarak jangkau dua kali lipatnya yaitu 400 km atau setara dengan 250 mil, bukan hanya sekedar peluru kendali atau pesawat terbang biasa yang bisa rontok jika terkena bidikannya, namun rudal penjelajah dengan jangkauan 3.500 km yang mempunyai kecepatan 3 mil per detik serta pesawat siluman sekelas F-117 pun bisa di buat tak berkutik di buatnya.

Pengembangan peluru kendali S-400 Triumf sudah dimulai sejak akhir tahun 1990-an, dan diumumkan secara resmi oleh Angkatan Udara Russia pada Januari 1999. Uji coba pertama kali di lakukan pada 12 Februari 1999 yang di lakukan di wilayah Kapustin Yar di daerah Astrakhan, dan di laporkan sukses, sebagai tindak lanjutnya S-400 Triumf dijadwalkan untuk di produksi secara masal dan akan mulai di gunakan oleh AB Rusia pada tahun 2001. Dengan kesuksesan uji coba ini, berarti Rusia mempunyai peluru kendali anti rudal dan pesawat terbang yang mempunyai kemampuan 2 kali lipat jika debandingkan dengan rudal MIM-104 Patriot milik negeri paman sam.

Download Video:
~ 3Gp : 1.950 Kb
~ Wmv : 7.545 Kb

Baca Selengkapnya..

Rabu, 22 Agustus 2007

BGM-109 Tomahawk, yang mahal yang mematikan

Tomahawk Land Attack Missile (TLAM) atau Peluru Kendali Serang Darat Tomahawk adalah peluru kendali yang mampu menjangkau hingga jarak 2500 Km, mampu beroperasi di segala cuaca, mempunyai kecepatan subsonik (880 Km/jam) dan berharga $ 1.3 juta serta mampu di luncurkan dari kedalaman laut melalu kapal selam. Mulai di perkenalkan tahun 1970an oleh perusahaan General Dynamics , dan sudah beberapa kali di modifikasi untuk mampu mengikuti perkembangan jaman. Saat ini Rudal Tomahawk diproduksi oleh pabrik Raytheon dan sebagian lagi di produksi oleh McDonnell Douglas.


Ada beberapa varian dari Rudal Tomahawk ini, diantaranya adalah ; rudal tomahawk serang darat TLAM-C, rudal tomahawk yang mampu melepaskan bom atau bomblet-dispensing land attack TLAM-D, Rudal tomahawk dengan hulu ledak nuklir atau nuclear land attack TLAM-A dan TLAM-N (tidak dikembangkan), dan Rudal Tomahawk anti kapal permukaan atau Anti-Ship Missile (TASM). Semua jenis rudal tomahawk ini menggunakan pemandu : GPS, TERCOM, DSMAC dan tiap-tiap rudal ini mempunyai berat 1.440 kg.

Hingga saat ini hanya 3 (tiga) negara yang telah memiliki rudal tomahawk yaitu : Amerika Serikat yang diopersikan oleh US Navy, Inggris yang dioperasikan oleh Royal Navy dan yang terakhir adalah Spanyol.

Download video:
~ 3Gp : 1.322 kb
~ wmv : 6.081 kb

Baca Selengkapnya..

Kamis, 09 Agustus 2007

S-300 Series, rudal pengawal angkasa

S-300 dan berbagai variannya merupakan keluarga peluru kendali jarak jauh darat ke udara atau surface-to-air missile yang dimiliki oleh Russia saat ini. Peluru kendali ini dikembangkan oleh Almaz Scientific Industrial Corporation yang kesemuanya menggunakan kode produksi S-300P. Pada awalnya peluru kendali dari keluarga S-300 ini dikembangkan untuk menghadapi pesawat terbang dan peluru kendali penjelajah dan akan di gunakan oleh Satuan pertahanan Udara Uni Soviet, namun untuk versi terbaru dari peluru kendali ini juga dikembangkan untuk mampu melakukan pencegatan/intercept peluru kendali jarak jauh antar benua.

Kemampuan istimewa yang dimiliki oleh peluru kendali seri S-300 ini adalah dapat mengunci beberapa target sekaligus secara simultan, dan semua target dapat di deteksi dalam radius lebih 100 km untuk semua varain S-300. Ada cerita menarik dari keberadaan rudal S-300 ini, dikabarkan bahwa pihak Amerika Serikat juga telah memborong varian dari S-300 ini yaitu S-300V untuk dievaluasi guna keperluan mengupgrade terknologi rudal Patriot mereka.

Download Video:
~ 3gp : 624 Kb
~ wmv : 2.951 Kb

Baca Selengkapnya..

Kamis, 29 Maret 2007

RT-2UTTH Topol M

RT-2UTTH Topol M atau lebih dikenal dengan nama Topol M, merupakan peluru kendali yang masuk pada kategori intercontinental ballistic missile (ICBM) alias rudal jelajah antar benua. Proses pengembangan rudal balistik ini di mulai sejak akhir tahun 1980-an, dan mengalami perubahan desain pada tahun 1992, ujicoba misil ini pertama kali dilakukan pada tanggal 20 desember 1994, baru kemudian pada tahun 1998 diumumkan secara resmi pengoperasiannya oleh pemerintah rusia. Topol M di desain dan di produksi secara eksklusif oleh Moscow Institute of Thermal Technology, dan dikerjakan pada pabrik Votkinsk.

Daya jangkau dari misil raksasa dengan bobot saat di luncurkan mencapai 47.200 kg ini adalah 11.000 km atau sepuluh kali panjang pulau jawa dari ujung barat sampai timur. Misil Topol M yang ada saat ini mempunyai dimensi tinggi : 22.7 m dengan diameter : 1.95 m, keistimewaan dari misil ini adalah dapat diluncurkan secara statis pada silo maupun secara dinamis dengan menggunakan mobile launcher atau kendaraan peluncur.

Download Video:
~ 3gp : 2.317 kb
~ wmv : 11.362 Kb

Baca Selengkapnya..

Sabtu, 24 Februari 2007

Tunguska musuh helikopter

Nama lengkapnya adalah 2K22M Tunguska-M1, tapi lebih dikenal secara umum dengan Tunguska-M1 saja, Tunguska merupakan salah satu sistem pertahanan udara yang menggabungkan antara senapan mesin dan misil anti darat ke udara yang didesain mampu beroperasi baik siang maupun malam untuk melindungi pasukan infantri maupun konvoi tank, Tunguska-M1 sendiri di desain dengan menggunakan kendaraan roda rantai jenis 2S6M, layaknya tank untuk mobilisasi-nya, jadi tidak perlu lagi menggunakan alat bantu lain untuk mengangkut atau mendereknya. Tunguska-M1 dikususkan untuk mengahalau serangan dari helikopter atau pesawat yang terbang rendah karena daya jangkau baik dari kanon kaliber 30 mm dan rudal yang dipasang hanya sekitar 2000 sampai 4000 meter.

Download Video:
~ 3Gp : 1.423 Kb
~ wmv : 6.328 Kb

Baca Selengkapnya..

Rabu, 21 Februari 2007

TOR M1 si tukang cegat di udara

TOR M1 merupakan Misil jenis surface-to-air missile atau misil dari darat ke udara yang masuk kategori jarak dekat. Misil TOR M1 buatan Rusia atau yang di sebut juga oleh NATO dengan SA-15 Gauntlet dan SA-N-9 Gauntlet ini, mampu mengendus sasaran sejauh 24 km dengan jarak tembak sejauh 12 km. Jadi apapun yang terbang di udara baik itu pesawat terbang, helikopter, rudal balistik, rudal penjelajah sampai ke pesawat terbang tanpa awak jika sudah masuk pada jarak tembaknya akan dibuat tidak berkutik oleh rudal TOR M1.

Download Movie:
~ 3Gp : 611 Kb
~ wmv : 3.526 Kb

Baca Selengkapnya..

Web Pages referring to this page
Link to this page and get a link back!
free counters