Tampilkan postingan dengan label Peluncur Roket. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Peluncur Roket. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 Oktober 2007

TOS-1 Buratino, Tak Selucu Namanya

TOS-1 Buratino, Senjata penghancur produksi Omsk Transmash Design Bureau ini bisa dikategorikan sebagai peluncur roket multi laras yang mempunyai tabung 30 buah tabung peluncur roket dengan kaliber 220 mm. Yang semakin menambah seram sosok TOS-1 Buratino, adalah penggunaan hulu ledak dari roket-roket yang diluncurkannya, selain menggunakan hulu ledak incendiary atau bom bakar, buratino juga menggunakan hulu ledak dari jenis thermobaric. TOS-1 Buratino banyak sekali gunakan oleh Angkatan Bersenjata Uni Soviet pada saat perang Afghanistan sekitar tahun 1979-1989, dan uji coba pertama kali senjata maut ini terjadi pada perang di daerah Lembah Panjshir, dan juga ikut serta dalam perang Chenchnya bagian kedua.

TOS-1 Buratino yang kembangkan secara rahasia pada awal tahun 1980an ini, lebih banyak digunakan sebagai senjata ofensif untuk mengahancurkan pertahanan lawan di daerah terbuka, dalam jarak pendek sekitar 500 hingga 3500 meter. Dengan menggunakan chassis tank T-72, menjadikan TOS-1 Buratino dapat di mobilisasi secara cepat di berbagai medan pertempuran. Berat total dari mesin perang yang di awaki oleh 3 personel ini adalah 46 ton, untuk kebutuhan tenaga di suplay dari mesin diesel 840 hp. TOS-1 Buratino yang juga digolongkan sebagai heavy flame thrower ini mampu menembakan 30 roket secara simultan hanya dalam waktu 15 detik saja.

Download Video :
~ 3Gp : 1.140 Kb
~ Wmv : 4.235 Kb

Baca Selengkapnya..

Jumat, 14 September 2007

BM-30 Smerch, Si Penebar Maut

BM-30 Smerch alias tornado, merupakan peluncur roket dari jenis MLRS atau peluncur roket multi laras, yang awalnya diproduksi untuk digunakan oleh angkatan bersenjata Uni Soviet. Sejak keruntuhan negara Uni Soviet, diperkirakan sekitar 106 unit BM-30 Smerch diwarisi oleh artileri angkatan bersenjata Russia. Di tahun 1996, BM-30 Smerch mulai di ekspor ke negara Kuwait sebanyak 27 unit, kemudian di susul oleh Aljazair yang turut mengimpor sebanyak 18 unit. Kabar paling baru adalah pembelian peluncur roket ini oleh India yang berencana akan membeli sebanyak 38 unit pada tahun 2008 dan dilanjutkan lagi pada tahun 2010 sebanyak 24 unit, total dari pembelian tersebut bernilai US$ 750 juta.

Sebenarnya BM-30 Smerch yang mempunyai kode 9K58 ini mempunyai dua komponen utama, yaitu kontainer peluncur roket dan truk peluncur 9A52-2 hasil modifikasi chasis truk MAZ-543M, yang mempunyai panjang 12 m lebar 3.05 m dan tinggi 3.05 m. Sedang untuk kontainer peluncur roket, mempuyai daya tampung 12 tabung roket kaliber 300mm dengan berbagai macam hulu ledak, roket-roket ini mampu meluncur sejauh 70 km hingga 90 km, jika ditembakan secara salvo membutuhkan waktu 38 detik untuk meluncurkan ke 12 roket tersebut. Untuk keperluan operasional peluncuran/penembakan roket BM-30 Smerch hanya membutuhkan waktu 3 menit untuk persiapan peluncuran dan 2 menit untuk displacement, semua tugas ini hanya dilakukan oleh 3 orang personel.

Download Video:
~ 3Gp : 1.229 Kb
~ Wmv : 5.942 Kb

Baca Selengkapnya..

Rabu, 05 September 2007

M270 Multiple Launch Rocket System

M270 Multiple Launch Rocket System (M20 MLRS) merupakan perenjataan artileri dari jenis peluncur roket multi laras, peluncur roket jenis ini di kembangkan oleh 4 negara yaitu Inggris, Amerika Serikat, Jerman, dan Perancis. Kemundian untuk proses produksinya di tunjuk 2 perusahaan yaitu Lockheed Martin, dan Diehl BGT Defence. Proses desain dari roket ini dimulai sejak tahun 1977 dan masuk tahap produksi tahun 1980 hingga 2003. Peluncur roket ini mulai di gunakan pertama kali-nya pada tahun 1991 untuk mendukung invasi negara koalisi terhadap Iraq pada saat Operasi Badai Gurun I.

Sejak diterima pertama kali oleh Angkatan Darat Amerika Serikat pada tahun 1982 hingga pengiriman terakhir tahun 2003 untuk Angkatan Darat Mesir, jumlah populasi dari M20 MLRS sudah mencapai 1.300 unit termasuk juga di dalam paketnya 700.000 buah roket, yang tersebar di 16 negara (sebagian besar diantaranya adalah anggota NATO). Keistimewaan dari M20 MLRS adalah, Selain berfungsi sebagai peluncurkan roket, M20 MLRS juga mampu meluncurkan peluru kendali dari jenis MGM-140 ATACMS.

Dari 12 roket yang ada pada tabungnya, M20 MLRS dapat meluncurkan secara simultan dalam waktu 60 detik kedua belas roket tersebut!. Dan jika di operasikan untuk meluncurkan peluru kendali, waktu yang di butuhkan adalah 20 detik untuk 2 buah peluru kendali. Berdasarkan dari variannya, jarak jangkau dari roket ini berkisar antara 23 km hingga 100 km, umumnya roket-roket ini berfungsi untuk menghancurkan sasaran berupa sasaran statis di area musuh. khusus untuk jenis AT2 yang gunakan oleh Angkatan Darat Jerman mampu di gunakan untuk menghancurkan ranjau anti tank dengan menggunakan roket dari jenis SCATMIN yang mampu menjangkau jarak 38 km.

Download Video:
~ 3Gp : 1.534 Kb
~ Wmv : 6.961 Kb

Baca Selengkapnya..

Selasa, 10 Juli 2007

M87 LRSV/Orkan

M87 LRSV atau di kenal juga dengan M87 Orkan merupakan peralatan tempur Militer Yugoslavia yang masuk dalam golongan peluncur roket multi laras. M87 LRSV mempunyai jumlah laras tidak kurang dari 12 buah dengan masing-masing roket berkaliber 262 mm, jarak yang dapat di jangkau oleh peluncur roket jenis ini adalah 50 km - 75 km. Orkan menggunakan roket dari jenis R-262 yang mempunyai hulu ledak yang dapat berfungsi sebagai anti tank dan anti ranjau personel. Sebagai platform dari M87 LRSV/Orkan menggunakan truk FAP-3232 8x8 yang dilengkapi pula dengan senapan mesin PTK dan untuk para kru-nya di bekali dengan senapan mesin M84 7.62mm serrta RPG M79 Osa.

Sebagai informasi tambahan M87 LRSV/Orkan mempunyai nama lain M87 Ababiel ketika turut bertugas di militer Iraq pada masa pemerintahan Saddam Hussein. Saat ini negara yang masih menggunakan M87 LRSV/Orkan adalah Serbia , Bosnia Herzegovina serta Croatia

Download Video:
~ 3Gp : 606 Kb
~ Wmv : 2.749 Kb

Baca Selengkapnya..

Jumat, 23 Februari 2007

BM-21 GRAD peluncur roket multi laras

BM-21 GRAD adalah kendaraan jenis peluncur roket multi laras atau multiple-launch rocket system yang telah di kembangkan Rusia (Uni sovyet) sejak tahun 1960. BM-21 GRAD mampu meluncurkan 40 roket kaliber 122 mm secara simultan, sedangkan untuk tipe BM-21B GRAD-1 hanya menggotong roket sebanyak 36 roket (masing-masing varian dari BM-21 GRAD ini mempunyai perbedaan kemampuan membawa jumlah roket), roket-roket ini dapat menjangkau jarak kurang lebih 30 km

Download Video:
~ 3Gp : 780 Kb
~ wmv : 3.770 Kb

Baca Selengkapnya..

Web Pages referring to this page
Link to this page and get a link back!
free counters